Standar Isi Pembelajaran SNDikti

Permendikbud No. 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SNDikti) memiliki bagian yang membahas Standar Isi Pembelajaran untuk Perguruan Tinggi. Dokumen ini menjadi panduan utama bagi perguruan tinggi di Indonesia dalam menyusun kurikulum dan materi pembelajaran.

Dengan mengikuti standar ini, diharapkan perguruan tinggi dapat memberikan pendidikan yang berkualitas dan relevan sesuai dengan tuntutan zaman, mempersiapkan mahasiswa dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia kerja.

Standar Isi ini menjadi landasan untuk memastikan bahwa setiap mata pelajaran atau program studi di perguruan tinggi memberikan pembelajaran yang komprehensif dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan masyarakat.

Bagian Ketiga

Standar Isi Pembelajaran

1 Standar isi Pembelajaran merupakan kriteria minimal tingkat kedalaman dan keluasan materi Pembelajaran.
2 Kedalaman dan keluasan materi pembelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengacu pada capaian pembelajaran lulusan.
3 Kedalaman dan keluasan materi Pembelajaran pada program profesi, spesialis, magister, magister terapan, doktor, dan doktor terapan, wajib memanfaatkan hasil penelitian dan hasil Pengabdian kepada Masyarakat.

Standar isi pembelajaran adalah tolak ukur dasar yang menentukan seberapa dalam dan seberapa luasnya materi yang harus dipelajari. Kedalaman dan keluasan materi pembelajaran ini penting karena berhubungan dengan apa yang diharapkan mahasiswa dapat capai setelah menyelesaikan belajar.

Dalam hal ini, kedalaman dan keluasan materi pembelajaran merujuk pada tujuan yang ingin dicapai oleh para mahasiswa setelah menyelesaikan pendidikan mereka. Ini mengacu pada apa yang diharapkan mereka pahami dan kuasai.

Khususnya untuk program-program seperti profesi, spesialis, magister, doktor, dan sejenisnya, penting untuk memasukkan hasil penelitian dan juga kontribusi yang diberikan kepada masyarakat dalam materi pembelajaran. Artinya, pengetahuan yang diajarkan haruslah terkait dengan temuan dari riset dan hasil dari pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Dengan memanfaatkan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam materi pembelajaran, diharapkan mahasiswa dapat belajar dari pengetahuan yang terkini dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan dunia nyata.

Dengan kata lain, standar isi pembelajaran memastikan bahwa materi yang diajarkan haruslah mendalam dan luas, terutama dalam program-program khusus, agar mahasiswa dapat mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam lingkup profesional mereka nantinya.

Pasal 9

1 Tingkat kedalaman dan keluasan materi Pembelajaran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 8 ayat (1) untuk setiap program pendidikan, dirumuskan dengan mengacu pada deskripsi capaian pembelajaran lulusan dari KKNI.
2 Tingkat kedalaman dan keluasan materi Pembelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sebagai berikut:
a lulusan program diploma satu paling sedikit menguasai konsep umum, pengetahuan, dan keterampilan operasional lengkap;
b lulusan program diploma dua paling sedikit menguasai prinsip dasar pengetahuan dan keterampilan pada bidang keahlian tertentu;
c lulusan program diploma tiga paling sedikit menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu secara umum;
d lulusan program diploma empat dan sarjana paling sedikit menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu secara umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan dan keterampilan tersebut secara mendalam;
e lulusan program profesi paling sedikit menguasai teori aplikasi bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu;
f lulusan program magister, magister terapan, dan spesialis paling sedikit menguasai teori dan teori aplikasi bidang pengetahuan tertentu; dan
g lulusan program doktor, doktor terapan, dan subspesialis paling sedikit menguasai filosofi keilmuan bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu.
3 Tingkat kedalaman dan keluasan materi Pembelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (2) bersifat kumulatif dan/atau integratif.
4 Tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dituangkan dalam bahan kajian yang distrukturkan dalam bentuk mata kuliah.

Salah satu hal yang krusial dalam menyusun program pendidikan adalah menentukan tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran. Konsep ini mengacu pada deskripsi pencapaian yang diharapkan dari lulusan berdasarkan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Tingkat Pendidikan dan Capaian Pembelajaran

Dalam menetapkan tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran, setiap program pendidikan memiliki ciri khasnya sendiri:

  • Program diploma satu menuntut pemahaman konsep umum dan keterampilan operasional.
  • Diploma dua fokus pada prinsip dasar di bidang keahlian tertentu.
  • Diploma tiga mengharuskan pemahaman konsep teoritis secara umum di bidang tertentu.
  • Diploma empat dan sarjana menekankan pemahaman konsep teoritis secara mendalam, termasuk dalam bidang khusus.
  • Program profesi menekankan aplikasi teori pada bidang pengetahuan dan keterampilan tertentu.
  • Program magister dan spesialis lebih menitikberatkan pada penguasaan teori dan aplikasi di bidang tertentu.
  • Program doktor dan subspesialis memfokuskan pada pemahaman filosofi keilmuan di bidang khusus.

Kumulatif dan Integratif

Penting untuk dicatat bahwa tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran bersifat kumulatif dan integratif. Artinya, setiap tingkat pendidikan membangun dasar dari tingkat sebelumnya serta mengintegrasikan konsep-konsep baru.

Implementasi dalam Mata Kuliah

Agar konsep-konsep ini dapat diaplikasikan, materi pembelajaran direpresentasikan dalam bentuk mata kuliah. Mata kuliah ini disusun secara terstruktur untuk mencakup tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran yang sesuai dengan tiap program pendidikan.

Mengintegrasikan tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa lulusan setiap program pendidikan memiliki pemahaman yang sesuai dengan tingkatannya serta siap menghadapi tantangan di lapangan kerja sesuai dengan kebutuhan masing-masing bidang keahlian.

Dengan pemahaman yang jelas mengenai tingkat kedalaman dan keluasan materi pembelajaran, harapannya adalah bahwa setiap lulusan akan memiliki keterampilan dan pengetahuan yang sesuai dengan tingkat pendidikan mereka serta mampu bersaing di dunia kerja yang semakin kompetitif.

Contoh Standar Isi Pembelajaran SNDikti.

Referensi