Bagian 6, Pedoman Berpolitik Warga NU: Berpolitik dengan Akhlaq al-Karimah

Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama dilakukan untuk memperkokoh konsensus-konsensus nasional dan dilaksanakan sesuai dengan Akhlaq al-Karimah sebagai pengamalan ajaran Islam Ahlussunah wal jamaah.”

― Pedoman Berpolitik Warga NU ―

Dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, berpolitik adalah salah satu bentuk kontribusi penting untuk membangun konsensus dan harmoni di tengah-tengah beragamnya suara dan pandangan. Bagi Nahdlatul Ulama (NU), berpolitik bukan hanya sekadar kegiatan formal, melainkan sebuah amalan yang senantiasa dilandasi oleh Akhlaq al-Karimah, nilai-nilai luhur yang mengakar dalam ajaran Islam Ahlussunah wal Jamaah.

Berpolitik untuk Menguatkan Konsensus Nasional

NU mengajarkan bahwa berpolitik adalah sarana untuk memperkokoh konsensus-konsensus nasional. Ini bukanlah semata-mata tentang memenangkan pertarungan politik, melainkan sebuah upaya untuk menciptakan kesepahaman bersama yang mampu membawa bangsa menuju arah yang lebih baik. Konsensus yang dibangun oleh Warga NU di dalam arena politik merupakan fondasi kokoh untuk mencapai kemajuan bersama.

Akhlaq al-Karimah sebagai Pilar Utama

Dalam pandangan NU, berpolitik tidak boleh terlepas dari prinsip-prinsip Akhlaq al-Karimah. Akhlaq al-Karimah, atau budi pekerti luhur, adalah pedoman utama yang memandu setiap langkah politik Warga NU. Kejujuran, toleransi, keadilan, dan kasih sayang menjadi nilai-nilai yang senantiasa dijunjung tinggi, sekaligus menjadi landasan untuk membangun hubungan politik yang sehat dan beretika.

Melaksanakan Ajaran Islam Ahlussunah wal Jamaah

NU menekankan bahwa berpolitik haruslah dilaksanakan sesuai dengan ajaran Islam Ahlussunah wal Jamaah. Ini berarti bahwa setiap langkah politik yang diambil haruslah selaras dengan nilai-nilai ajaran Islam yang damai, mengedepankan keadilan, dan memelihara keberagaman sebagai kekayaan bangsa.

Inspirasi Hidup dari Pedoman Berpolitik NU

Bagi pembaca yang ingin mengadopsi semangat berpolitik ala Nahdlatul Ulama, ada banyak inspirasi hidup yang dapat diambil. Kejujuran dalam setiap tindakan politik, sikap tawadhu’ dan rendah hati dalam berkomunikasi dengan sesama, serta semangat membangun kebersamaan di tengah perbedaan adalah nilai-nilai yang dapat menjadi pendorong bagi setiap individu yang berkeinginan berkontribusi dalam dunia politik.

Kesimpulan

Berpolitik bagi Nahdlatul Ulama bukan sekadar aktivitas rutin, melainkan sebuah perjalanan spiritual yang senantiasa diiringi oleh Akhlaq al-Karimah dan dipandu oleh ajaran Islam Ahlussunah wal Jamaah. Semangat konsensus nasional, kesucian nilai-nilai, dan inspirasi hidup yang terpancar dari Pedoman Berpolitik Warga NU menjadi panggilan untuk setiap individu yang ingin membawa kontribusi positif dalam membangun bangsa yang adil dan sejahtera.